Mahasiswa BIPA UMS Belajar Membatik di Batik W, Bayat Klaten
Sebanyak 17 mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) peserta program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) hari ini mengikuti kegiatan membatik di Batik W, Bayat, Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari program imersi budaya yang memperkenalkan mahasiswa asing pada kekayaan seni tradisional Indonesia.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan pada tahapan membatik, mulai dari membuat pola hingga melukis dengan canting. Mereka tidak hanya belajar teknik, tetapi juga diajak memahami makna filosofis di balik proses membatik.
Sri Rejeki, dosen BIPA UMS yang mendampingi mahasiswa, menuturkan pentingnya pengalaman ini. “Belajar membatik tidak hanya soal keterampilan tangan. Ada filosofi di dalamnya, yaitu proses yang dilakukan pelan-pelan, membutuhkan waktu lama, dan penuh dengan ketekunan. Inilah nilai yang ingin kami kenalkan kepada mahasiswa agar mereka memahami bahwa budaya Indonesia memiliki kedalaman makna,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa internasional tidak hanya melatih bahasa Indonesia mereka, tetapi juga memperoleh pemahaman langsung tentang budaya lokal. Program imersi budaya BIPA UMS diharapkan mampu memperkuat pengalaman belajar yang menyeluruh, sekaligus menjadikan mahasiswa sebagai jembatan persahabatan budaya Indonesia dengan dunia.
Komentar
Posting Komentar