Postingan

Menampilkan postingan dengan label bipaums

Mengikuti Diskusi Tes Penempatan Pemelajar BIPA yang Diselenggarakan oleh PUSTANDA dan UMS

Gambar
Sri Rejeki, seorang pengajar BIPA di UMS,  berpartisipasi dalam Diskusi Tes Penempatan Pemelajar BIPA yang diselenggarakan oleh Pusat Standarisasi (PUSTANDA) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Senin, 1 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa dan pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di UMS untuk membahas pengembangan tes penempatan ( placement test ) yang lebih akurat, adil, dan sesuai dengan karakteristik pemelajar asing. Diskusi difokuskan pada keselarasan kompetensi, standar penilaian, serta kebutuhan penyesuaian instrumen tes sesuai level pemelajar. Para peserta mengerjakan tes penempatan yang terdiri dari menyimak, merespon kaidah dan membaca. Selain itu, sesi diskusi kelompok memberikan kesempatan bagi para pengajar BIPA untuk bertukar pengalaman, menganalisis tantangan lapangan, dan merumuskan rekomendasi teknis untuk penyempurnaan tes penempatan. Menurut Sri, salah satu peserta, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dal...

Mahasiswa BIPA UMS Belajar Menulis On the Spot di Museum Radya Pustaka Solo

Gambar
Surakarta, 25 Juli 2025 — Mahasiswa Program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan pembelajaran menulis on the spot di Museum Radya Pustaka, Solo, pada hari Jumat, 25 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa internasional yang berasal dari berbagai negara, yaitu Uganda, Mesir, Pakistan, Ethiopia, Somalia, Timor Leste, Mozambik, dan Suriah. Mereka didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah menulis, Ibu Sri Rejeki, M.Pd. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran menulis deskriptif dengan objek nyata. Dengan menjadikan museum sebagai ruang belajar, mahasiswa diajak untuk mengamati langsung koleksi dan suasana museum, lalu menuliskannya dalam bentuk teks deskriptif menggunakan bahasa Indonesia. Rombongan berangkat dari kampus UMS menggunakan bus umum sebagai sarana transportasi. Para mahasiswa juga mempraktikkan transaksi non-tunai dengan menggunakan kartu atau QRIS sebagai bagian dari adaptasi budaya dan tekn...

Mahasiswa BIPA UMS Jelajahi Kekayaan Budaya Yogyakarta dengan Transportasi Umum

Gambar
  Yogyakarta, 14 Juli 2025 — Sejumlah mahasiswa asing dari Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kunjungan edukatif ke Yogyakarta pada Senin, 14 Juli 2025. Mereka berasal dari berbagai negara seperti Pakistan, Ethiopia, Mesir, Rwanda, Uganda, dan Syiria. Dengan semangat kebersamaan dan pembelajaran lintas budaya, para mahasiswa BIPA menempuh perjalanan dari Solo ke Yogyakarta menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) . Perjalanan ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam memahami sistem transportasi umum di Indonesia sekaligus menikmati perjalanan yang ramah lingkungan. Setibanya di Yogyakarta, mereka mengunjungi sejumlah destinasi budaya dan sejarah, antara lain Jalan Malioboro , yang menjadi ikon wisata kota ini, serta Kampung Ketandan yang dikenal dengan kekayaan warisan Tionghoa-nya. Mereka juga menyusuri Pasar Beringharjo untuk melihat langsung suasana pasar tradisional dan berinteraksi dengan penjual loka...

Mahasiswa BIPA UMS Kunjungi Kampung Batik Laweyan: Jelajah Budaya Lewat Lorong-Lorong Sejarah

Gambar
  Solo, 9 Juli 2025 – Mahasiswa Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kunjungan budaya ke Kampung Batik Laweyan, Solo, pada Rabu, 9 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang bertujuan mengenalkan kekayaan budaya Indonesia secara langsung kepada para peserta didik internasional. Didampingi oleh dosen pengampu BIPA, Ibu Sri Rejeki, para mahasiswa antusias menyusuri lorong-lorong sempit nan artistik yang menjadi ciri khas kawasan Laweyan. Mereka diajak menelusuri jejak sejarah melalui kunjungan ke beberapa titik penting, seperti Bunker Sentono , Ledre , hingga rumah-rumah workshop batik yang masih aktif memproduksi batik secara tradisional. Di setiap lokasi, para mahasiswa tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan pengrajin batik dan warga sekitar. Mereka belajar tentang filosofi motif batik Laweyan, proses pewarnaan alami, serta peran penting Laweyan da...

Mahasiswa BIPA UMS Hadiri Pernikahan Adat di Klaten: Pengalaman Budaya yang Menginspirasi

Gambar
Klaten, 1 Juni 2025 — Mahasiswa Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti kegiatan budaya dengan menghadiri upacara pernikahan adat Jawa yang diselenggarakan di Gedung Haji Klaten. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang menggabungkan aspek bahasa dan budaya secara langsung di masyarakat. Mahasiswa yang hadir berasal dari berbagai negara dan merupakan penerima beasiswa KNB (Kemitraan Negara Berkembang) , Darmasiswa , dan IPS (Indonesian Partnership Scholarship) . Mereka didampingi oleh dosen BIPA UMS, Sri Rejek i , yang juga memberikan penjelasan mengenai makna simbolik dalam setiap tahapan prosesi adat pernikahan Jawa. Bagi banyak mahasiswa, ini adalah pengalaman pertama mereka menghadiri pernikahan tradisional di Indonesia. Lilian , salah satu mahasiswa asal Uganda, menyampaikan bahwa prosesi pernikahan di Indonesia sangat berbeda dengan tradisi di negaranya. “Di Uganda, pernikahan biasanya berlangs...

Mahasiswa BIPA UMS Jelajahi Yogyakarta dengan Transportasi Umum: Belajar Bahasa dan Budaya secara Otentik

Gambar
Yogyakarta, 20 Mei 2024 — Mahasiswa Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan kunjungan edukatif ke Yogyakarta pada Senin, 20 Mei 2024. Perjalanan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kompetensi bahasa sekaligus pemahaman budaya Indonesia secara langsung. Uniknya, seluruh rangkaian perjalanan dilakukan menggunakan transportasi umum , yaitu KRL , Batik Solo Trans , dan TransJogja , sebagai bentuk edukasi praktis dalam berinteraksi di ruang publik dan mengenal sistem transportasi Indonesia. Didampingi oleh dosen BIPA UMS, Ibu Sri Rejeki , para mahasiswa dari berbagai negara— Thailand, Palestina, Pakistan, Bangladesh, Rwanda, Laos, Madagaskar, Ethiopia , dan Mesir —menyambut antusias pengalaman ini. Di Yogyakarta, mereka mengunjungi ikon wisata budaya Jalan Malioboro serta Museum Sonobudoyo , tempat mereka mengenal lebih dekat sejarah dan kebudayaan Jawa. “Naik transportasi umum seperti orang ...